Sama Seperti Manusia, Tumbuhan Juga Memiliki Ingatan?
Sama Seperti Manusia, Tumbuhan Juga Memiliki Ingatan? - foto dok ind times

Sama Seperti Manusia, Tumbuhan Juga Memiliki Ingatan?

Diposting pada

Linggautoday.com – Sama halnya seperti manusia, tumbuhan juga memiliki ingatan dan kenangan. Menariknya, dengan cara kerja yang berbeda, kenangan tumbuhan bisa diwariskan secara genetik. Bagaimana caranya?
Perlu kita ketahui, ingatan dan kenangan yang dimiliki pada tumbuhan yang berbeda cara kerjanya dengan manusia. Pada Tumbuhan Juga Memiliki Ingatan dan kenangan menjadi fitur unik dalam kode DNA yang bisa diwariskan.

 

Contoh ingatannya yakni ketika banyak tanaman merasakan dan mengingat cuaca dingin yang berkepanjangan selama musim dingin untuk bisa memastikan tanaman berbunga di musim semi, sebagaimana dikutip dari situs The International Service for the Acquisition of Agri-biotech Applications (ISAAA).

Itu disebut sebagai “memori epigenetik”, yang bisa terjadi dengan memodifikasi protein khusus yang disebut histon, yang penting untuk mengemas dan mengindeks DNA di dalam sel.

Cara Tumbuhan Juga Memiliki Ingatan saat Pembungaan

Tumbuhan tidak memiliki kemampuan mengingat seperti yang dimiliki oleh hewan atau manusia. Mereka tidak memiliki sistem saraf yang kompleks atau otak untuk menyimpan informasi atau pengalaman. Sebaliknya, tumbuhan mengandalkan respon terhadap stimulus eksternal dan proses biokimia internal untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan mereka. Proses pembungaan dalam tumbuhan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti cahaya, suhu, hormon, dan genetik. Berikut adalah beberapa cara tumbuhan mengatur pembungaan:

• Persepsi Cahaya: Tumbuhan dapat merasakan cahaya melalui fotoreseptor khusus yang disebut “fotoreseptor cahaya merah dan far-red” (phytochrome). Ini membantu mereka mengatur proses pembungaan berdasarkan durasi dan intensitas cahaya yang mereka terima.

• Faktor Hormonal: Tumbuhan menghasilkan hormon seperti auksin, giberelin, dan sitokinin yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Hormon-hormon ini berperan dalam mengatur pembungaan, dan perubahan konsentrasi hormon dapat merangsang atau menghentikan proses pembungaan.

• Musim dan Suhu: Tumbuhan sering mengatur pembungaan mereka berdasarkan perubahan musim dan suhu. Pada beberapa tumbuhan, perubahan suhu atau lama hari memicu pembungaan sebagai respons terhadap pergantian musim.

• Genetika: Gen-gen dalam tumbuhan memainkan peran penting dalam mengatur pembungaan. Gen-gen ini mengode protein yang mengatur perkembangan bunga dan produksi hormon-hormon yang terlibat dalam proses tersebut.

• Respon Terhadap Stres Lingkungan: Tumbuhan dapat merespons stres lingkungan seperti kekurangan air atau kekurangan nutrisi dengan memprioritaskan energi untuk pertumbuhan bunga dan reproduksi sebagai salah satu strategi kelangsungan hidup.

• Epigenetika: Mekanisme epigenetik dalam tumbuhan dapat mempengaruhi ekspresi gen dan perkembangan tumbuhan. Ini dapat menghasilkan variasi dalam waktu berbunga berdasarkan pengaruh epigenetik.

Bagaimana Tumbuhan Bisa Melupakan Ingatan?
Tumbuhan tidak memiliki kemampuan untuk “melupakan” atau “mengingat” seperti yang dilakukan oleh makhluk hidup yang memiliki sistem saraf yang kompleks, seperti manusia atau hewan. Konsep ingatan, dalam arti pemeliharaan dan pengambilan kembali informasi atau pengalaman, tidak berlaku pada tumbuhan karena mereka tidak memiliki otak atau sistem saraf yang memungkinkan penyimpanan atau pengolahan informasi seperti itu.

Tumbuhan lebih bersifat reaktif terhadap stimulus lingkungan, dan respons mereka terhadap perubahan kondisi seperti cahaya, suhu, atau tekanan air didasarkan pada mekanisme biologis mereka yang lebih sederhana, seperti fotoreseptor, hormon, dan genetika. Mereka tidak memiliki kemampuan untuk menyimpan atau melupakan pengalaman dalam arti yang kita kenal sebagai manusia.

Ketika tumbuhan mengalami perubahan dalam lingkungan atau kondisi tertentu yang memengaruhi pertumbuhan atau perkembangan mereka, respons mereka bersifat lebih otomatis dan terprogram. Ini adalah bagian dari adaptasi alami mereka untuk bertahan hidup dan berkembang biak dalam berbagai kondisi lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *